23.20
GNU selalu
dikembangkan. Kendati hampir semua komponen telah lama dirampungkan dan telah
digunakan untuk proses produksi selama satu dasawarsa atau lebih, kernel
resminya, GNU Hurd, tidaklah lengkap dan tidak semua
komponen GNU dapat berjalan dengannya. Dengan demikian, kernel Linux sebagai
pihak ketiga paling banyak dipakai untuk menggantikannya. Sementara kernel ini
tidak secara resmi diadopsi oleh projek GNU, beberapa perangkat lunak pihak
ketiga disertakan, misalnya X.Org yang dirilis oleh X Window System dan
sistem typesetting TeX. Banyak program GNU
juga telah diportasi ke beberapa sistem operasi lain, misalnya Microsoft Windows,
varian BSD, Sun
Solaris, dan Mac OS.
22.48
Windows 98 adalah
penerus dari Windows 95, dengan tambahan dukungan AGP, USB, Plug and Play yang lebih baik, sistem
berkas FAT32
dan Internet Explorer versi 4.0. Windows 98 adalah
upgrade dari Windows 95. Seperti yang dideskripsikan sebagai sistem operasi,
“Works Better, Plays Better,” Windows 98 adalah versi windows pertama yang di
desain secara spesifik untuk konsumen.
22.47
Windows 95 diperkenalkan dengan
menggunakan rancangan menu "Start", menu inovatif untuk mengakses
grup program (pengganti Program Manager), selain itu juga diperkenalkan Windows Explorer sebagai pengganti File
Manager, dukungan plug-and-play, dukungan program aplikasi MS-DOS dan Windows 16-bit
dan Windows 32-bit, dan dukungan bagi nama-nama berkas (file) yang panjang, yang
mendukung penamaan hingga 256 karakter, dan browser opsional Microsoft
Internet Explorer.
Windows 95
adalah produk pertama yang dikeluarkan oleh Windows pada tahun 1995.Di
dalamnya berisi Microsoft
Office 1995. Produk inilah yang membuat nama Microsoft Windows
besar. Tentu, Microsoft Windows 95 berdiri pada tahun 1995. Windows 98 adalah produk kedua yang
diperkenalkan oleh Microsoft Windows pada tahun 1998.
Microsoft Windows 98 terdiri dari 2 jenis, yaitu Microsoft Windows 98 dan Microsoft Windows 98 Second Edition. Microsoft
Windows ini memakai Mirosoft
Office 1997. Windows
Millennium Edition (ME) adalah produk ketiga Microsoft
Windows.Produk ini sebenarnya bagus,tetapi sayangnya, fitur keamannya mudah
diterobos. Dengan Windows Update, Microsoft ini dapat mengupgrade atau
menambahkan produk asli dari Microsoft Windows. ME sudah dilengkapi Internet Explorer 5.5, DirectX 8.0, Winamp
versi terbaru, dan tentunya, Windows Media Player
8. Microsoft Windows 2000 adalah produk keempat Microsoft
Windows.Versi ini jauh berbeda dari Windows 95, 98, dan ME yang menggunakan
Microsoft Office 1990-an. Windows ini telah dilengkapi Microsoft
Office 2000. Terdapat versi biasa dan Professional. Ada 4 Service
Pack (SP). Selanjutnya Windows XP ,terdapat 2
versi,yakni Home dan Professional. Terdiri dari 3 SP. Tenggat waktunya sampai tahun
2014.
Microsoft ini menggunakan logo Microsoft terbaru Plus DirectX 9.0, Media Player
9/10, Winamp 5/5.1, dan FireWall.
XP berdiri pada tahun 2002.Produk ini adalah produk yang banyak
diminati orang. Produk selanjutnya adalah Server
2003, OS ini adalah sebuah server.Tentu, berdiri pada tahun 2003,
sesuai namanya. Selanjutnya Windows Vista.
Terdiri dari 4 versi, Home Basic, Home Premium, Business, dan Ultimate. OS ini
berdiri pada tahun 2005 akhir. Selanjutnya adalah Windows 7. OS ini telah diluncurkan oleh Microsoft Corporation
pada tanggal 22 Oktober 2009.
22.45
Windows Server 2008 mendukung
sistem klien dengan Windows Vista, mirip
seperti hubungan antara Windows Server 2003 dan Windows XP. Versi Beta 1 dari sistem server ini
pertama kali dikenalkan pada tanggal 27 Juli 2005, dan versi Beta 3-nya sudah
diumumkan pada tanggal 25 April 2007
yang lalu. Produk ini rencananya akan dipasarkan pada pertengahan kedua tahun
2007 ini. Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server dari
perusahaan Microsoft. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi
sebelumnya yang disebut Windows Server 2003. Windows Server 2008 dibangun dari
kode yang sama seperti Windows Vista; karenanya Windows Server 2008 memiliki
arsitektur dan fungsionalitas yang sama dengannya. Karena Windows Vista, oleh
Microsoft, menawarkan kemajuan secara teknis dibandingkan dengan Windows versi
sebelumnya, maka hal-hal yang dimiliki oleh Windows Vista juga dimiliki oleh
Windows Server 2008. Contohnya adalah network stack yang ditulis lagi dari awal
(IPv6, jaringan nirkabel, kecepatan, dan peningkatan keamanan); instalasi yang
lebih mudah; diagnosa, pemantauan dan pencatatan yang lebih baik; keamanan yang
lebih tangguh seperti BitLocker Drive Encryption, Address Space Layout
Randomization (ASLR), Windows Firewall yang lebih baik; teknologi Microsoft
.NET Framework 3.0, seperti Windows Communication Foundation, Microsoft Message
Queuing (MSMQ), dan Windows Workflow Foundation (WFW), dan juga peningkatan
pada sisi kernel.
Fitur
Windows Server 2008 dibangun dari kode
yang sama seperti Windows Vista; karenanya Windows Server 2008 memiliki
arsitektur dan fungsionalitas yang sama dengannya. Karena Windows Vista, oleh
Microsoft, menawarkan kemajuan secara teknis dibandingkan dengan Windows versi
sebelumnya, maka hal-hal yang dimiliki oleh Windows Vista juga dimiliki oleh
Windows Server 2008. Contohnya adalah network stack yang ditulis lagi dari awal
(IPv6, jaringan nirkabel,
kecepatan, dan peningkatan keamanan); instalasi yang lebih mudah; diagnosa,
pemantauan dan pencatatan yang lebih baik; keamanan yang lebih tangguh seperti BitLocker Drive
Encryption, Address Space Layout Randomization (ASLR), Windows Firewall yang lebih baik; teknologi Microsoft .NET Framework 3.0, seperti Windows Communication Foundation, Microsoft Message Queuing (MSMQ), dan Windows Workflow Foundation (WFW), dan juga
peningkatan pada sisi kernel.
Dari sisi perangkat keras, prosesor dan
perangkat memori dimodelkan
sebagai perangkat keras Plug and Play, sehingga mengizinkan proses hot-plugging
terhadap perangkat-perangkat tersebut. Ini berarti, sumber daya sistem dapat
dibagi ke dalam partisi-partisi secara dinamis dengan menggunakan fitur Dynamic Hardware Partitioning, di mana setiap
partisi memiliki memori, prosesor, I/O secara independen terhadap
partisi lainnya.
22.43
Pada tanggal 16 Juli 2007, Windows Home Server akhirnya
dirilis dalam versi Release to Manufacture (RTM), dan secara resmi dirilis pada
tanggal 7 November 2007.
Pada tanggal 20 Juli 2008, Microsoft menawarkan Power
Pack 1 untuk Windows Home Server yang memperbaiki beberapa kekurangan
Windows Home Server.
Fitur
- Backup secara terpusat: Mengizinkan proses
backup hingga 10 komputer PC,
dengan menggunakan teknologi Single Instance Store untuk menghindari
banyak salinan dari berkas yang sama, bahkan jika berkas tersebut berada di dalam banyak
komputer PC.
- Pemantauan kesehatan
komputer:
Windows Home Server dapat memantau kesehatan semua komputer PC di dalam jaringan komputer,
termasuk status dari anti virus dan juga firewall.
- File sharing: Menawarkan file
sharing untuk komputer-komputer agar dapat menyimpan berkas dari jarak
jauh, sehingga bertindak sebagai perangkat Network Attached
Storage. Beberapa kategori juga disediakan untuk menyediakan
beberapa tipe berkas, seperti Documents, Music, Pictures,
dan Videos. Untuk pencarian yang lebih cepat, maka berkas-berkas
tersebut diindeks secara otomatis.
- Printer sharing: Menawarkan fitur
print server secara terpusat untuk menangani semua print jobs untuk semua
pengguna.
- Shadow Copy: Mengambil
keuntungan yang ditawarkan oleh Microsoft Volume Shadow Copy Services untuk membuat snapshot,
yang dapat mengizinkan versi-versi berkas yang lebih lama dapat
dikembalikan.
- Headless
Operation:
Windows Home Server tidak membutuhkan monitor atau keyboard untuk melakukan manajemen perangkat.
Administrasi jarak jauh dilakukan dengan menggunakan aplkasi klien Windows
Home Server Console yang disediakan dalam paket Windows Home Server. Fitur
ini juga menawarkan koneksi Remote Desktop ke server saat dihubungkan ke
LAN yang sama.
- Remote Access Gateway: Mengizinkan akses
secara jarak jauh terhadap semua komputer yang terkoneksi di dalam
jaringan melalui Internet.
- Media Streaming: Windows Home Server
dapat melakukan streaming media ke sebuah perangkat Xbox 360 atau perangkat lainnya yang
mendukung fitur Windows Media Connect.
- Data redundancy: Windows Home Server
dapat melindungi terhadap kegagalan sebuah drive tunggal dengan
melakukan duplikasi data melalui beberapa drive.
- Expandable Storage: Menyediakan sebuah
ruangan penyimpanan tunggal yang bisa diperluas, sehingga kebutuhan untuk
huruf drive menjadi tidak terlalu signifikan lagi.
- Bisa diperluas dengan
menggunakan Add-In: Windows Home Server bisa diperluas dengan
menggunakan Add-In, yang bisa dibuat oleh para pengembang perangkat lunak
pihak ketiga untuk memperluas fitur-fitur dan fungsionalitas dari server. Add-in dapat dikembangkan dengan
menggunakan Windows Home Server SDK, untuk menyediakan layanan tambahan
kepada komputer klien atau bekerja dengan data yang telah tersimpan di
dalam server. Add-in juga dapat berupa apliaksi ASP.NET, yang di-hosting di atas Microsoft Internet
Information Services (IIS) di atas Windows Home Server.
- Server backup: Dapat melakukan
backup terhadap berkas yang disimpan di dalam folder
yang di-share di dalam server ke sebuah hard disk eksternal.