Senin, 05 Maret 2012
MS-DOS
22.33
No comments
MS-DOS, singkatan
dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan
oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem
operasi mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS
secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka
grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream,
yang disebut sebagai Microsoft Windows.
MS-DOS dirilis pertama kali pada
tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun
meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali
Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft
menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000.
MS-DOS merupakan salah satu kunci keberhasilan Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari sebuah perusahaan kecil
pembuat bahasa pemrograman saat didirikan hingga menjadi sebuah perusahaan
perangkat lunak yang seolah menguasai dunia.
MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah
perusahaan pembuat komputer, yang bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai
oleh Tim
Patterson--yang belakangan direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS--pada
tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem
operasi dengan nama Q-DOS
(singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya
diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan
pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Microsoft
pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari SCP, lalu mengubah
namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM
hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun
menjual lisensi MS-DOS kepada IBM.
Pengembangan
IBM
dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS; di mana versi IBM yang
langsung dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan
"IBM PC-DOS" (singkatan dari International Business Machine Personal
Computer Disk Operating System). Pada awalnya, IBM hanya menggunakan apa
yang layak digunakan dari MS-DOS yang dirilis oleh Microsoft, seperti
program-programnya atau utilitas yang disertakannya. Karena itulah, versi IBM
selalu dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi MS-DOS. Tapi, MS-DOS
versi 4.0 adalah versi MS-DOS pertama yang benar-benar sama seperti IBM
PC-DOS, karena Microsoft sedang berkonsenstrasi untuk mengembangkan
sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut dengan OS/2.
Microsoft, ketika melisensikan DOS
kepada IBM, menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu poinnya
mengandung bahwa Microsoft boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain
IBM, dan para perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi
nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya).
Kebanyakan versi-versi tersebut tentu saja sama dengan versi yang telah
dikembangkan oleh Microsoft dengan MS-DOS-nya, tapi Microsoft mulai mencabut
perjanjian lisensinya sehingga para perusahaan lain harus menggunakan nama
MS-DOS, bukannya nama yang telah dikustomisasi sebelumnya. Hanya IBM yang
diberikan keleluasaan untuk terus menggunakan nama IBM PC-DOS, bukannya MS-DOS.
MS-DOS pun berkembang dengan cukup
cepat, dengan fitur-fitur signifikan yang diambil dari beberapa sistem operasi
lainnya seperti Microsoft Xenix--salah satu varian
sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh Microsoft--dan DR-DOS
milik Digital
Research, serta produk-produk utilitas lainnya seperti Norton
Utilities dari Symantec Corporation
(produk yang diadopsi seperti Microsoft Disk Defragmenter), PC-Tools dari Central
Points (produk yang diadopsi seperti Microsoft Anti-Virus), manajer
memori diperluas atau EMM (Expanded Memory Manager) QEMM dari
Quarterdeck (produk yang diadopsi seperti EMM386), kompresi disk (atau disk
compression) DriveSpace dari Stac Electronics, dan masih banyak produk yang
diadopsi lainnya.
Ketika Intel
Corporation memperkenalkan mikroprosesor baru yang disebut dengan Intel
80286, Microsoft dan IBM memulai proyek sistem operasi baru pengganti DOS yang
disebut dengan OS/2, yang pada dasarnya adalah versi MS-DOS
yang berjalan dalam modus terproteksi
(protected mode). Tapi, Microsoft meninggalkan proyek OS/2 tersebut
untuk memfokuskan diri pada pengembangan Microsoft Windows dan Microsoft Windows NT. Digital
Research membuat sebuah antarmuka grafis yang disebut dengan GEM,
tapi sangat kurang populer pada komputer IBM PC atau kompatibel. GEM ternyata mendapat
pasarnya pada mesin komputer ATARI ST, tapi akhirnya disalip lagi oleh
Microsoft dengan versi Windows
3.0.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar