ReactOS adalah sebuah proyek perangkat lunak yang bertujuan untuk
mengembangkan sebuah sistem operasi
yang kompatibel secara biner dengan perangkat
lunak aplikasi dan device driver untuk keluarga sistem
operasi Microsoft Windows NT 5.x dan yang lebih tinggi (Windows 2000 dan yang setelahnya). ReactOS
merupakan salah satu perangkat lunak
bebas yang menggunakan proses reverse engineering berupa clean room secara keseluruhan.
Meskipun proyek
tersebut sedang dalam tahapan alpha, banyak aplikasi Windows yang telah dapat
berjalan dengan baik. Hal ini memang dikarenakan antarmuka dengan aplikasi yang
digunakannya sebagian besar berbasiskan Wine yang dapat melakukan emulasi
terhadap lingkungan kerja Microsoft Windows yang telah berjalan
stabil di dalam sistem operasi UNIX. Kernel ReactOS
sendiri ditulis dari awal.
ReactOS sebagian besar
ditulis di dalam bahasa pemrograman C, dengan beberapa elemen, seperti ReactOS
Explorer, ditulis di dalam bahasa C++. Komponen-komponen ReactOS tersedia
secara bebas di bawah GNU
General Public License (GNU GPL), GNU Lesser General Public License (GNU LGPL), dan juga BSD License.
SEJARAH
Sekitar tahun 1996, beberapa pengembang perangkat lunak
bebas memulai sebuah proyek yang disebut sebagai FreeWin95, yang bertujuan untuk
mengimplementasikan sebuah sistem operasi yang nantinya akan berupa kloning
dari Windows 95. Proyek tersebut terhenti, pada
saat diskusi tentang desain sistem tersebut.
Pada akhir tahun 1997, proyek tersebut masih belum merilis satu perangkat lunak
pun. Para anggota proyek, yang dipimpin oleh Jason Filby yang bertindak sebagai
koordinator, terpanggil untuk menghidupkan kembali proyek tersebut. Target
proyek yang dibuat bukanlah membuat kloning Windows 95 seperti dahulu, tetapi Windows NT, dan nama proyek pun diubah
menjadi ReactOS. Proyek ReactOS
pun dimulai pada bulan Februari 1998, dengan
dimulainya pengembangan kernel dan driver-driver dasar.
Koordinator proyek
ReactOS Aleksey Bragin (sebelah kiri) sedang menunjukkan fungsionalitas ReactOS
kepada Viktor Alksnis.
ReactOS sedang
menjalankan ABIWord dan ReactOS Explorer
Banyak API dan ABI milik ReactOS siap untuk digunakan
untuk pengembangan pada level yang lebih tinggi lagi, dan tentu saja kini telah
tersedia GUI dasar yang bisa digunakan. ReactOS menawarkan ReactOS Explorer
(ROSExplorer), sebuah shell
yang mirip dengan Windows Explorer.






0 komentar:
Posting Komentar